Eight Cara Membuat Software Kerja Yang Efektif – Linovhr Weblog


Suatu kinerja perusahaan tidak akan berjalan lancar tanpa penyusunan application kerja. Periode program tersebut sendiri ada yang berada dalam jangka waktu pendek, menengah, dan panjang. Disamping itu, pembuatan program tersebut tidak serta merta dijalankan karena membutuhkan persetujuan dari rekan-rekan melalui diskusi atau wawancara.Apa itu Program Kerja? Program

Program Kerja adalah landasan bergerak suatu organisasi supaya dapat menjalankan kegiatan selama satu periode kepengurusan. Melalui rancangan software ini akan tergambarkan apa saja aktivitas suatu organisasi selama satu periode.

Pembuatan program kerja disesuaikan dengan keperluan dan tujuan organisasi. Terutama poin-poin yang tercantum dalam visi dan misi organisasi. Apabila application untuk satu periode kepengurusan tidak sesuai dengan visi dan misi maka akan mengalami penolakan atau revisi.

Contoh software kerja salah satunya adalah perencanaan rekrutmen. Perusahaan setiap tahunnya membutuhkan tenaga bantuan dari kandidat terbaik untuk mendukung operasional dan tantangan dari lingkungan bisnis. HRD wajib memiliki kemampuan untuk mempromosikan perusahaan layaknya seorang advertising untuk menarik hati para kandidat potensial guna mengisi berbagai posisi yang tersedia.

Mudahkan HR dalam merencanakan, membuat hingga implementasi software kerja untuk karyawan dengan Software HRD LinovHR

Ajukan UjiCoba atau Demo Software HRD LinovHR Gratis DisiniCara Membuat Program KerjaCara Membuat Program Kerja

Perencanaan program yang baik melalui berbagai tahapan dan cara tertentu. Adapun cara-cara membuat software kerja, antara lain:Analisis

Pertama-tama lakukan analisa mendalam dalam sebuah discussion board diskusi. Garis bawahi hal-hal penting yang harus dilakukan oleh organisasi. Jadi, program yang diselenggarakan untuk memenuhi tujuan organisasi dan anggotanya.Ide Dasar

Dalam proses penyusunan jangan lupa untuk menentukan ide dasar. Pada tahapan analisa dan musyawarah juga membutuhkan ide dasar. Tujuannya untuk menemukan persoalan-persoalan yang mungkin dihadapi.Tujuan

Jangan lupa untuk menentukan tujuan dari penyusunan program. Dalam hal ini tujuan tidak boleh bertentangan dengan ide dasar. Disamping itu, tujuan harus realistis dan relevan dengan kondisi dan visi misi perusahaan.

Baca Juga: Metode SMART dan Pengaruhnya dalam Pencapaian TujuanSubyek Sasaran

Penentuan subyek yang dimaksud adalah sasaran dari software yang dirancang. Pemilihan subyek juga menjadi perhatian karena software dikatakan sukses apabila dapat diaplikasikan pada subjek secara efektif dan baik.Ukuran Keberhasilan

Perlu juga dibuat indikator yang menjadi tolak ukur keberhasilan dari program Adapun unsur dari indikator keberhasilan diperoleh dengan penyebaran kuesioner, pengamatan, dan wawancara lapangan.Menentukan Model, Metode Dan Materi

Penting pula untuk menentukan version, misalnya version jangka panjang atau pendek. Penentuan metode dan materi yang dimaksud sesuai dengan jenis organisasi, jadi tidak dapat disamakan satu dengan lainnya.Tempat Dan Waktu

Tentukan juga tempat dan waktu pelaksanaan, contohnya pada software bulanan jadwalkan tempat dan waktu yang pas. Berbeda dari program pada hari-hari tertentu biasanya ditentukan tempat dan waktu yang khusus. Hal tersebut bertujuan agar application dapat berjalan dengan mulus.

Baca Juga: Mengelola Company Goals dengan Performance Management LinovHRTim Pelaksana

Suatu program tidak akan berlangsung dengan maksimal tanpa didukung oleh tim pelaksanaan. Oleh karenanya, pastikan anggota tim pelaksana diisi oleh anggota yang aktif menjalankan organisasi. Keberadaan tim pelaksana dari suatu software akan mengkoordinasikan masing-masing tugas dengan baik dan element. Sehingga, tidak terjadi penumpukan peran pada divisi atau seksi tertentu.Bagaimana Cara Memantau Program Kerja?

Dalam pelaksanaannya program kerja juga harus dilakukan pemantauan.  Monitoring adalah proses mengumpulkan informasi yang dilakukan secara rutin dan terus-menerus. Tujuan dari monitoring untuk mengawasi dan menjawab pertanyaan dari application.

Selain itu, monitoring dibutuhkan untuk membantu tim pelaksana yang mengalami kesulitan. Program yang dijalankan pun semakin efisien dan efektif. Intinya tracking menjadi bahan yang dibawa ketika melakukan evaluasi application. Misalnya, menjadi pratinjau apakah step by step sesuai dengan rencana yang disusun.

Setelah tracking, selanjutnya wajib pula dilakukan evaluasi kinerja agar perusahaan dan tim dapat memperbaiki kinerja dan tidak mengulangi kekeliruan di periode mendatang. Evaluasi adalah cara mengukur dan menilai dari program yang telah dilaksanakan.

Dapat dikatakan selama evaluasi biasanya membandingkan kenyataan lapangan dan application yang telah disepakati.

Sifat dari tahapan evaluasi adalah formatif dan fleksibel. Jadi, dapat dilakukan ketika program berlangsung alias mendadak maupun sesuai jadwal yang ditentukan. Selain itu, evaluasi bersifat sumatif yakni mengambil pelajaran dari software kerja yang telah selesai dilaksanakan.Software HRD LinovHR Untuk Memaksimalkan Program Kerja

Kini penyelenggaraan program kerja menjadi lebih mudah dengan memanfaatkan Software HRD LinovHR. Fitur terkini dalam Software HRD dari LinovHR sangat diperlukan bisnis dalam membantu pengelolaan kinerja dengan berbagai modul.

Personnel Administration mampu secara lengkap mengelola facts profil private karyawan, manajemen karir Program sejak direkrut hingga surrender dan pensiun, manajemen kehadiran, lembur cuti, payroll yang mengkalkulasikan komponen gaji.

Performance control dari LinovHR membantu pengelolaan goal dan kinerja dengan komprehensif. Ditambah lagi adanya metode penilaian supaya tidak bias dan screen target kerja yang real time. Masih banyak fitur unggulan dari LinovHR yang sayang untuk dilewatkan.

Hubungi LinovHR untuk informasi lebih lanjut dan dapatkan Software HRD untuk suksesi software kerja perusahaan Anda!


Leave a Reply

Your email address will not be published.